 | Lagu Tentang-tentang | |
Puisi demi puisi berjalan bersama waktu. Kuning-hijau-biru-ungu berbuku-buku. Ketika kuasa tak ayal direngkuh, melainkan lelah dan jenuh. Berbait-bait puisi tercipta dengan tinta peluh. Lalu cinta disua pada suatu masa. Cinta yang lemah dan juwita, cinta yang berkuasa. Seketika berbait-bait puisi tercipta dengan tinta merah jingga. Puisi-puisi itu adalah monumen. Yang disebar di batas-batas wilayah kuasa. Disebar di muka dunia nan maya. Atas nama cinta.
[Jakarta, Juni 2002]
Agung Yudha
Lahir di Bandung bulan Juli 1976. Saat ini bekerja di sebuah lembaga studi di Jakarta, & aktif di Komunitas Budaya Musyawarah Burung. Selain menulis sajak dan prosa, juga menulis untuk jurnal dan surat kabar serta menjadi periset dan editor lepas. Sajak-sajaknya dimuat antara lain dalam buku kumpulan sajaknya “Dunia di Musim Hati” (Sumbu, 2002), antologi puisi "Dian Sastro for President" (AKY-Bentang, 2002), "Dian Sastro for President #2: Reloaded" (AKY-Bentang, 2003), antologi puisi Temu Sastra Jakarta "Bisikan Kata Teriakan Kota" (Dewan Kesenian Jakarta - Bentang, 2003), antologi "Maha Duka Aceh" (PDS HB Jassin, 2005); serta situs Cybersastra, Puisi.net, Bumimanusia, dan Hanyakata;
Alamat situs pibadi: www.agungyudha.blogspot.com